Deret Dan Baris Aritmatika

TIP & TRIK MATEMATIKA
DERET ARITMATIKA

Mungkin kita pernah menemui soal UAN mengenai deret aritmetika seperti ini :
Jumlah n suku pertama suatu deret aritmetika dinyatakan dengan persamaan Sn = http://www.invir.com/tipstriks/sma/aritmatika/image001.gif(2n + 6). Suku ke 6 deret tersebut adalah .......
A. 12
D. 16
B. 10
E. 18
C. 14


Untuk menyelesaikan soal ini tentu saja kita harus mencari dulu suku ke-n deret aritmetika dengan persamaan standar Un = Sn 
Sn-1.

Un =  
http://www.invir.com/tipstriks/sma/aritmatika/image001.gif(2n + 6) -  http://www.invir.com/tipstriks/sma/aritmatika/image002.gif(2(n-1) + 6)
Un 
= n2 + 3n ( (n-1)2 + 3(n-1) )
Un 
= n2 + 3n ( n2  2n + 1 + 3n 3 )
Un 
= 2n + 2

Sehingga kita dapatkan  U6 = 2(6) + 2 = 14

TIPS & TRIK UNTUK SOAL INI.

Langkah 1  :  Rubah Persamaan Sn menjadi Sn = xn2 + yn
Langkah 2  :  Cari Un dengan trik :
                                                       http://www.invir.com/tipstriks/sma/aritmatika/image003.gif 


Maka soal tersebut bisa diselesaikan sbb :

                     Sn 
= n2 + 3n
�����������������������
Maka : Un 
= 2n + 3 1 = 2n + 2
            U6 = 2(6) + 2 = 14
Kita lihat bahwa soal bisa diselesaikan dengan lebih cepat dan mudah.


Selanjutnya kita lihat soal lain sbb :
Rumus jumlah n suku pertama suatu deret aritmetika adalah Sn = n2 + 3n. Beda deret tersebut adalah .......
A. 6
D. - 4
B. 4
E. -6
C. 2

Jika yang ditanyakan suku pertama atau beda dari deret aritmetika, kita bisa juga menggunakan trik di atas, namun untuk mengerjakan lebih cepat kita bisa menggunakan trik :

Langkah 1
��:  Ubah Persamaan Sn Menjadi  Sn = xn2 + yn
Langkah 2
��:  Cari a dan b dengan trik :        a = x + y
                                                                    b = 2x

Untuk soal di atas karena Sn = n2 + 3n , maka : b = 2(1) = 2 

Posted on 27 Oktober 2012by yos3prens
Barisan bilangan merupakan urutan bilangan yang dibuat dengan aturan tertentu.Barisan aritmetika merupakan suatu barisan bilangan yang setiap pasangan suku-suku yang berurutan memiliki selisih yang sama. Contoh dari barisan aritmetika adalah sebagai berikut.
7, 10, 13, 16, 19, …
Perhatikan bahwa setiap pasangan berurutan pada barisan tersebut memiliki selisih yang sama, yaitu 10 – 7 = 13 – 10 = 16 – 13 = 19 – 16 = 3. Selisih bilangan-bilangan berurutan pada barisan aritmetika disebut beda, dan biasanya disimbolkan dengan b. Sedangkan bilangan-bilangan yang menyusun barisan disebut suku. Suku ke-n dari suatu barisan disimbolkan dengan Un. Sehingga U5 merupakan simbol dari suku ke-5. Khusus untuk suku pertama dari suatu barisan, disimbolkan dengan a.
Suku ke-n Barisan Aritmetika
Pasangan suku-suku berurutan pada barisan aritmetika memiliki beda yang sama, sehingga:
U2 = a + b
U
3 = U2 + b = (a + b) + b = a + 2b
U
4 = U3 + b = (a + 2b) + b = a + 3b
U
5 = U4 + b = (a + 3b) + b = a + 4b
Dari pola di atas, dapatkah ditentukan suku ke-7, suku ke-23, dan suku ke-50? Dengan menggunakan pola di atas, dapat diketahui dengan mudah suku ke-7, suku ke-23, dan suku ke-50 dari barisan tersebut.
U7 = a + 6b
U
23 = a + 22b
U
50 = a + 49b
Sehingga suku ke-n dari barisan aritmetika dapat ditentukan dengan menggunakan rumus berikut:
Un = a + (n – 1)b, untuk n bilangan asli
Deret Aritmetika
Deret aritmetika merupakan penjumlahan dari semua anggota barisan aritmetika secara berurutan. Berikut ini merupakan salah satu contoh dari deret aritmetika.
7 + 10 + 13 + 16 + 19 + …
Bagaimana cara menentukan hasil dari deret aritmetika, jika diambil n suku pertama? Misalkan akan dijumlahkan 5 suku pertama dari barisan 7, 10, 13, 16, 19, …
7 + 10 + 13 + 16 + 19 = 65
Bagaimana jika yang akan ditentukan adalah jumlah dari 100 suku pertama? Tentunya kita akan kesulitan untuk menghitungnya satu persatu. Berikut ini adalah cara menentukan jumlah dari 5 suku pertama barisan aritmetika di atas tetapi dengan cara yang berbeda.
Misalkan S5 = 7 + 10 + 13 + 16 + 19, maka
Deret Aritmetika
Sehingga nilai S5, jumlah 5 suku pertama dari barisan tersebut, adalah 26 × 5 : 2 = 65.
Perhatikan bahwa S5 di atas dapat dicari dengan mengalikan hasil penjumlahan suku pertama dan suku ke-5, dengan banyaknya suku pada barisan, kemudian dibagi dengan 2. Analogi dengan hasil ini, jumlah n suku pertama dari suatu barisan dapat dicari dengan rumus berikut:
Sn = (a + Un) × n : 2
Karena Un = a + (n – 1)b, maka rumus di atas menjadi,

Sn = (2a + (n – 1)b) × n : 2

Komentar

Postingan Populer